Selasa, 11 Maret 2014

Tips Memilih Jurusan: IPA atau IPS?

Kalian siswa kelas X SMA? 
Sudah mulai mikirin penjurusan? 
Bingung mau milih mana antara IPA dan IPS?

Jangan risau~
Kenapa? 
Karena teman kalian banyak XD hehehe


Eh, serius lho. Bahkan dulu aku juga galau. Banget. 
Di Twitter, kemarin, "Jurusan IPA" sempat menjadi trending topic. Rata-rata mereka yang membicarakan topik ini mengeluh soal kebingungan mereka dalam memilih jurusan peminatan di SMA.
See? Problem-problem seperti ini sebenarnya wajar terjadi, terlebih karena ini menyangkut masa depan kalian. So, don't freakin' out and calm down. OK? :)
I'll tell some things that might help you decide which one is right for you.

Adik-adik yang masih SMP atau teman-teman kelas XI XII yang kebetulan mampir juga dipersilahkan untuk merapat, ya. Info ini sangat penting bagi masa depan kalian n,n

Nah, sebelum masuk ke bahasan pemilihan jurusan, terlebih dahulu akan aku sampaikan sistem penggolongan jurusan yang dianut Indonesia. (Biasanya anak-anak kelas X masih banyak yang awam soal beginian).

Di tingkat perguruan tinggi, seluruh jurusan umumnya digolongkan ke dalam dua rumpun, yaitu IPA (Eksakta) dan IPS (Noneksakta). Contoh jurusan IPA adalah Teknik, Kedokteran, Astronomi, Ilmu Komputer, Geografi, Geologi, dll. Sedangkan contoh jurusan IPS adalah Sosiologi, Ekonomi, Akuntansi, Bahasa, Seni, dll. (bisa cek sendiri ke Mbah Google)

Ketika kita akan melanjutkan ke perguruan tinggi nasional (PTN), kita diwajibkan mengikuti jalur-jalur penerimaan yang telah ditetapkan oleh pemerintah:
  1. SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nasional, tahun lalu disebut sebagai Jalur Undangan. Mengapa disebut demikian? Karena bila kita menempuh jalur ini, kita tidak akan dites dan tidak akan dipungut biaya apa pun alias gratis. Pertimbangan penerimaan siswa didasarkan atas nilai rapor SMA semester 1 hingga semester 5 dan piagam prestasi. Beberapa tahun lalu, hanya siswa peringkat atas saja yang bisa mengikuti jalur ini. Namun, sejak tahun lalu, semua siswa diperbolehkan mengikuti jalur undangan :D
    Di jalur ini, siswa diperbolehkan untuk lintas jurusan (memilih rumpun jurusan PTN yang tidak sama dengan jurusan yang diambil semasa SMA).
  2. SBMPTN atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional, tahun lalu masih disebut SNMPTN. Jalur ini disebut juga Jalur Tes Tertulis. Formulir pendaftarannya harus dibeli. Pelaksanaan SBMTN adalah setelah SNMPTN. Jadi, siswa yang tidak lolos SNMPTN, selanjutnya dapat mendaftarkan diri melalui SBMPTN.
    Tes tertulis dibagi menjadi tiga; kelompok IPA (untuk siswa IPA yang mendaftar ke jurusan IPA), kelompok IPS (untuk siswa IPS yang mendaftar ke jurusan IPS), dan IPC (campuran) (untuk siswa yang ingin lintas jurusan, materi tes adalah materi IPA dan IPS).
  3. UMPTN atau Ujian Mandiri Perguruan Tinggi (sering disingkat UM saja) adalah ujian masuk yang diselenggarakan sendiri oleh masing-masing PTN (misal: SIMAK UI). Pelaksanaannya setelah SBMPTN. Jadi, siswa yang tidak lolos SBMPTN, selanjutnya dapat mendaftarkan diri melalui UMPTN. Biaya pendaftaran lebih besar.
(untuk yang lebih lengkap, bisa dilihat di sini)

Mengapa saya jelaskan hal-hal di atas terlebih dahulu? Alasannya tak lain adalah karena saya ingin kalian tahu bahwa pilihan kalian saat ini akan sangat berpengaruh terhadap karir pendidikan kalian nanti. Usahakan jangan lintas jurusan, karena melintasi jurusan itu merepotkan sekali.

Seperti yang sudah saya jelaskan tadi, jurusan-jurusan di PT sudah digolongkan sesuai jurusan di SMA, sehingga apa yang dipelajari di SMA adalah dasar pembelajaran di PT. Lha kalo lintas jurusan?
  1. Untuk apa DUA TAHUN belajar fisika, kimia , biologi, kalau akhirnya kuliah Akuntansi?
  2. Sedangkan yang dari IPS ingin ke IPA (jarang ada) harus mengejar ketertinggalan selama dua tahun itu dan menyesali pilihannya dulu.
  3. Di lain pihak, anak IPA yang lintas jurusan tak jarang mendapat respon negatif dari anak IPS. Ya, siapa yang tidak risau kalau saingannya bertambah? Apalagi kenyataannya memang mudah bagi anak IPA untuk lintas jurusan, sedangkan sebaliknya tidak. Hal ini pun sering menjadi problem angkatan dan menyebabkan konflik antarjurusan.
Repot, kan?
 
Untuk itu, supaya nanti kalian tidak salah jurusan, sebaiknya kamu pertimbangkan dulu hal-hal berikut ini:
  1. Passion dan Cita-Cita
         Aku termasuk pemegang teguh prinsip "hidup bahagia dengan mengerjakan hal-hal yang kita senangi". Sesungguhnya hal ini sudah kita pelajari sejak kecil di mana kita cendenrung malas atau enggan mengerjakan sesuatu yang tidak kita sukai meskipun itu gampang. Sayangnya, banyak orang yang tidak menerapkan hal ini untuk perkara-perkara besar dalam hidupnya. Kebanyakan orang melihat prospek atau peluang kesuksesan saja. Padahal, sukses belum tentu bahagia. Bahkan, sebelum sampai pada kesuksesan, apa kita tahan melakukan sesuatu yang nggak kita banget? Dan apakah kita bisa yakin untuk berhasil? Saya rasa tidak.
         So, mulai sekarang, tentukan apa yang ingin kita lakukan di masa depan.
  2. Asas Ketuhanan dan Kemanusiaan
         Setelah kita tahu apa yang ingin kita lakukan, kita pikir-pikir lagi. Jangan sampai keinginan kita bertentangan dengan prinsip agama yang kita anut. Pikirkan juga, seberapa besar keinginan kita ini akan berdampak positif terhadap masyarakat. Semakin berdampak positif, otomatis semakin mulia di mata Tuhan, otomatis pula, semakin senang Tuhan membantu kita dalam meraih cita-cita tersebut :D
  3. Kesesuaian dengan Jurusan di PT dan Jurusan di SMA
         Kita harus cermat dalam mengenali spesifikasi keinginan atau cita-cita kita. Misalnya saya sendiri. Saya suka arsitektur dan desain interior yang berhubungan satu sama lain, tapi kemudian saya jadi bingung karena ternyata keduanya ada di rumpun jurusan yang berbeda (Arsitektur-IPA, Desain Interior-IPS) dan saya harus memilih salah satu. Akhirnya, saya pilih arsitektur karena lebih vital dan juga karena desain interior menurut saya, bisa dipelajari sendiri. Setelah mengerti hal itu, saya pun memilih untuk masuk IPA di SMA.
         Penting sekali bagi kita untuk melakukan riset terlebih dahulu tentang jurusan PT sebelum memilih jurusan di SMA. Jangan sampai cita-cita kita jadi ahli geografi harus dikejar jauh lebih keras karena kita kesasar di IPS gara-gara kita gak tahu kalau geografi itu masuk rumpun IPA.
  4. Restu Orang Tua
         Rasanya hal ini sudah tidak perlu saya jelaskan lagi.
Setelah memperhatikan hal-hal di atas, biasanya kita masih juga menghadapi berbagai macam kendala, (menurut pengalaman saya) antara lain:
  1. Tidak Direstui Orang Tua
         Meski restu orang tua itu penting, terkadang hal ini pula yang menjadi penghalang cita-cita beberapa dari kita. Biasanya kasus ini dialami anak-anak yang tulus sepenuh hati ingin masuk IPS. Umumnya orang tua mereka gengsi karena terjebak pada pemikiran bahwa anak-anak IPS adalah buangan anak IPA. Namun, tak sedikit juga yang karena ingin anaknya nanti lebih leluasa dalam memilih jurusan di PT kalau masuk IPA.
         Cara satu-satunya untuk mengatasi hal ini adalah dengan bicara pada mereka. Hati ke hati. Beri mereka pengertian bahwa ini adalah kenginan hatimu yang paling dalam. Sampaikan pada mereka bahwa kamu memang sudah menemukan apa yang ingin kamu lakukan dan bahwa kamu berhak untuk memilih jalan hidupmu sendiri. Sampaikan dengan lembut dan penuh kasih sayang serta tunjukkan bahwa tindakanmu ini tidak dimaksudkan untuk mendurhakai mereka.
         Kalau kamu takut, kamu bisa minta bantuan orang terdekat atau orang yang dipercaya orang tuamu untuk bicara pada mereka. Pesanku: jangan menyerah sebelum mencoba karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Kalau gagal, coba lagi :)
  2. Belum Tahu Inginnya Apa
         Tidak bisa dipungkiri bahwa manusia itu bermacam-macam jenisnya dan sebagian dari mereka ada yang masih belum mengetahui passion dan cita-cita mereka. Untuk kamu yang mengalami hal ini, jangan takut. Kamu hanya belum menemukannya saja. Coba ceritakan hal ini ke orang-orang terdekat, seperti orang tua, saudara, atau sahabat. Mereka yang hampir setiap hari bersamamu ini mungkin bisa membantumu dalam menemukan minatmu. Siapa tahu, sebenarnya kamu sudah punya minat tapi tidak sadar kalau sudah punya.
         Kalau masih belum tahu, bisa ikut tes minat dan bakat.
         Kalau kamu ingin menemukannya sambil jalan, lebih baik masuk jurusan IPA yang nantinya bisa lebih fleksibel. Tapi cepat-cepat dicari ya, keinginanmu. Menunda-nunda itu tidak baik.
         Kalau kamu benar-benar tidak tahu, dan kamu pasrah-pasrah saja, menuruti keinginan orang tua juga tidak ada salahnya :)
  3. Gengsi Masuk IPS (Pribadi)
         Mungkin ada di antara kalian yang malu pada teman sepermainan kalian karena memilih jurusan IPS. Pesan saya: Gak perlu malu karena tidak ada hal yang harus dipermalukan. Juga, jangan mudah terpengaruh orang lain. Ini hidupmu.
         Kata Pak Mario Teguh : "Jangan menuruti pendapat orang lain yang tidak ada hubungannya dengan masa depanmu. Bukan mereka yang akan bertangung jawab kalau kamu gagal.
  4. Takut Masuk IPA
         Believe me, setiap anak IPA pasti takut masuk IPA. And believe me, IPA tidak separah itu :D Bahkan kami ini malas kalau disuruh belajar IPA XD
         Intinya: di mana pun kamu berada, yang namanya murid sekolah itu ya sama saja =P
  5. Galau Aja
         Kalau kamu mengalami ini, itu artinya, sebenarnya kamu itu sudah tahu maunya apa tapi pendirianmu tidak kuat, sehingga kamu menjadi yakin gak yakin.
         Jangan coba-coba masuk IPA biar gampang daftar kuliahnya kalau kamu sesungguhnya sudah tahu bahwa kamu ingin masuk HI. Don't waste your time. Please.
Nah, bagaimana ulasannya? Semoga bermanfaat, ya ^^

Nanti, setelah kamu sudah memantapkan pilihan, yang bisa kamu lakukan hanyalah berusaha dan berdoa semaksimal mungkin. Bila keinginanmu tidak tercapai, jangan terlalu bersedih, apalagi menyalahkan Tuhan karena telah memilihkan jalan yang berbeda.

Percayalah, meski ini hidupmu, Tuhan punya andil yang lebih besar dalam menentukan kebahagiaan yang terbaik untukmu :)

56 komentar:

  1. Nice .. Thanks banget ,ini sangat membantu

    BalasHapus
  2. ka, kalo misalnya kita tertariknya di IPA tapi kalo orang tua pengennya di IPS dengan alasan IPA lebih banyak berhitung dan saingannya lebih banyak, aku harus gimana ya ka? makasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama aku juga kaya gitu. Aku mau masuk ipa, tpi ortu nyuruhnya ke ips aja.

      Hapus
    2. Dek Afifa, dan Dek Anonim, maaf terlambat membalas. Sudah keluarkah keputusannya masuk mana?
      Kalau kalian memang ingin di IPA, coba bilang sama ortu kalian. Meski berat, anak IPA nantinya lebih fleksibel dalam pemilhan jurusan saat akan daftar kuliah, karena relatif mudah bagi anak IPA untuk mengejar materi IPS. Anak IPS justru terancam anak IPA yang fleksibel itu kan?
      Lebih baik pikirkan juga passion dan cita-cita kalian. Dibicarakan baik" sama ortu.
      dan kalau kalian yakin kuat di IPA, gak perlu takut dengan persaingan, justru itu akan memacu kalian untuk tidak kalah dari teman-teman kalian.
      Sekian, semoga membantu :)

      Hapus
  3. Kak kalo misalnya aku tertarik masuk ips, tapi banyak yg blg ipa itu nanti masuk kuliahnya mudah dapat jurusannya. Jadinya aku pilih ipa atau ips? Aku gak yakin gitu kalo masuk ipa ntar aku paling bego x(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo dek anonim, maaf terlambat membalas.
      Memang, IPA itu sangat fleksibel, tapi tidak ada yang bilang anak IPS g bisa sukses kan? Asal ortumu tidak menentang, akan lebih baik kalau kamu masuk IPS, sesuai ketertarikanmu :)
      Tapi kalau kamu masih bingung soal karir, atau gambaran nanti kuliah pengen ambil apa, ambil IPA juga gpp, asal kamu yakin nanti di IPA nggak tekor. Okay? :)

      Hapus
    2. tambahan,
      untuk sementara, karena sistem pendaftaran PTN yang belum jelas, menurut http://www.solopos.com/2013/11/07/kurikulum-2013-siswa-lintas-minat-tidak-bisa-ikut-jalur-undangan-snmptn-463353 , siswa tidak diperbolehkan lintas jurusan pada snmptn. Jadi, kalau kamu nantinya mau belok, harus lewat SBMPTN.

      Hapus
  4. maksih kak atas infonya ... kalau masalah tes masuk jurusannya, mapel ips tu biasanya apa yg di tes kan yaaaa ????
    makasih atas jwb.an.nya .....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dek Anonim, maaf terlambat membalas.
      Maksudnya tes untuk perguruan tingginya? untuk rumpun IPS, namanya SOSHUM dek. Ya materinya seputar materi IPS yang diajarkan waktu SMA gitu. Untuk rincinya, saya gak berani jawab karena ini bukan field saya. Hehe, maaf ya dek. Coba tanya mbah google.
      kalau untuk tes di SMAnya, saya kurang tahu. Dulu saya cuma dilihat akumulasi nilai IPA dan IPSnya. Untuk kurikulum 2013, saya juga kurang paham. Tapi kalau kamu mau tanya lagi gpp dek, nanti saya biar belajar lagi.
      Maaf kalau kurang memuaskan u,u

      Hapus
  5. terima kasih atas infonya kak. Ini lagi confused banget milih jurusan MIA atau IIS, kebetulan nilainya imbang, jadi aja bingung :|

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oke dek, sama". Maaf telat membalas..
      Coba lihat passion kamu. Kalau belum punya, pilih mana yg kamu lebih enjoy saja. Jangan lupa bicarakan dengan orang tua ^^

      Hapus
  6. terima kasih infonya :) ini sangat membantu. sudah gak bingung lagi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama, dek. Saya ikut senang :)
      semoga masuk di jurusan yang diinginkan

      Hapus
  7. Kak,saya ini lgi bingung banget, saya masuk ke sebuah sekolah no.1 di provinsi saya,di saat kuliah nanti,tujuan kuliah saya ingin mengambil jurusan bisnis/HI,dan saya tau klo itu hrus ambil IPS,Nah msalahnya hati sya ini gk rela jika mengambil ips,sya juga sempat ber tanya2dalam diri, untuk apa sekolah di tempat bagus2 kalo cuma mengambil jurusan ips, mendingan di sekolah biasa2 aja mungkin sama aja klo yg di pelajarin cuma ips, nah saya juga sudah berjanji dngn diri sya sendiri untuk berprestasi di SMA ini,kebetulan di sekolah saya baru2 ini ada pertukaran pelajar di astralia,nah itu semua ternyata ank2 ipa,ada juga juara osn2,dan itu ipa jga.. nah dari itu semua,sudah jelas klo sya ingin berprestasi dan ingin seperti mereka,saya harus ikut ipa. tpi setelah di pkir2 klo liat tujuan akhir sya harus ambil ips . tpi temen2 sya jga menyayangkan kalau sya ambil ips,apalagi sya sudah ikut tes akselerasi di jurusan ipa,nilai sya memuaskan. pokoknya dri smp tujuan sya ipa,tapi setelah di pkir2 kuliah sya berkenaan dengan ips.. nah,apkah sya hrus mengambil ips yg di situ sya tidak pernah berminat,atau ipa yg berlainan dengan tujuan? dan apakah kakak setuju jika sya mengambil ipa,kemudian di semester terakhir sya mengambil bimbel ips untuk mengikuti sbmptn dan ambil jurusan bisnis? sya sngt menyukai bisnis soalnya.. hehe.. maaf kak,udh kyk baca koran tulisannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, dek Anonim :)

      1. Pertama-tama, sudahkah kamu bicara dengan orang tua kamu? Pendapat mereka sangat penting untuk kamu, apalagi kondisi kamu masih bingung seperti ini. Jangan ada yg kamu tutup"i dari orang tuamu, ceritakan SEMUA uneg-uneg kamu.
      sebelum melanjutkan point 1, saya terangkan dulu:
      2. Di mana pun jurusan IPS itu berada, kualitas sekolah tetap menentukan bagus tidaknya IPSnya. Sama seperti IPA laaah. Hanya saja IPS tidak terlalu kentara karena rata" nilai IPS tidak jauh berbeda. Namun, lingkungan, guru, teman, dan hal lain di sekolahmu gak cuma membentuk nilai kamu tapi juga budi pekerti kamu. Saya masih sangat percaya bahwa sekolah favorit pastinya adalah sekolah yang baik dan sudah tentu memiliki kualitas pendidikan AKADEMIK dan MORAL yang baik pula. IPS di sekolah lain belum tentu imbang antara akademik dan moralnya. Juga, dengan sekolah IPS di SMA yang bagus pastinya akan memudahkanmu pula nanti saat mendaftar kuliah, terutama jalur undangan.
      3. Masalah kamu yang ingin berprestasi, tampaknya kamu sudah benar" yakin kalau kamu harus masuk IPA demi tujuan tersebut. Kalau saya sih, tidak apa-apa jika kamu mau masuk IPA. Tapi mengapa kamu gak coba jadi pionir? "Anak IPS pertama yang ikut OSN dan Pertukaran Pelajar". Kan keren tuh? :D
      4. Omongan orang lain itu kurang penting, apalagi jika mereka tidak lebih tua dari kamu, tidak lebih mengerti kamu. Ingat, mereka nantinya tidak akan bertanggung jawab kalau kamu gagal. Yang penting itu Tuhan, kamu, dan orang tua kamu. Yang bisa kamu terima dari orang lain hanyalah saran yang nantinya masih kamu pertimbangkan lagi.

      kalau kamu mau ambil IPS, setelah sekian lama mendambakan IPA, memang rasanya sangat berat, apalagi keduanya sangat berkebalikan. Coba direnungkan lagi. Mana yang kamu inginkan sesungguhnya. Maka, kembali ke point 1, bicarakan dengan orangtua.
      - Baiknya kamu masuk IPS, ya untuk menunjang keinginan kamu juga. Kamu juga bisa memajukan IPS SMAmu, bisa jadi pionir. Dan nantinya kamu g perlu risau ambil SNMPTN, kamu juga g perlu belajar dua kali. Skill bisnis kamu juga bisa mulai terasah, secara anak IPS suka bikin usaha buat cari dana :D Anak IPS di sekolahku keren-keren lho~ mereka juga aktif di kepanitiaan :)
      - Namun, saya juga tidak melarang kamu masuk ke IPA, apalagi skill akademik kamu mendukung, dan itu sesuai dengan keinginanmu untuk bisa berprestasi selama SMA. Ide kamu untuk bimbel IPS juga bisa menjadi solusi yang baik bila kamu nantinya jadi ambil bisnis.
      Pesan saya, kalau kamu mau "nyerong" seperti ini, hati-hati nanti pas SNMPTN. Anak IPS suka sirik kalau ada anak IPA yg mau lintas jurusan. Jadi lebih baik memang kamu ambil SBMPTN.
      Oiya teman saya anak IPA, tapi dia ikut OSN Ekonomi dan sudah dapat medali di tingkat Nasional. Sekarang dia sekolah di UI, ngambil tawaran kuliah yang dia dapat dari OSN, Ekonomi juga kalau g salah.

      Terakhir, karena kamu bingung sekali, tampaknya PILIHAN MANAPUN BISA KAMU JALANI. Untuk itu, kembali lagi ke point 1, bicarakan dengan orang tua. Saya sendiri mah orang lain juga bagi kamu, saya cuma bisa ngasih saran. Nanti setelah dibicarakan dengan ortu, pilih yang mereka restui. Kalau mreka, "terserah kamu", coba bujuk lagi supaya membantu kamu menentukan pilihan. Setidaknya, segagal-gagalnya kamu, orang tua ada di belakangmu.
      Jangan lupa berdoa, minta petunjuk.

      anyway, punya saya juga gak kalah panjang, hehehe
      maaf sekali kalau bertele", saya cuma ingin membantu dan semoga kamu terbantu :)

      Hapus
    2. tambahan,
      untuk sementara, karena sistem pendaftaran PTN yang belum jelas, menurut http://www.solopos.com/2013/11/07/kurikulum-2013-siswa-lintas-minat-tidak-bisa-ikut-jalur-undangan-snmptn-463353 , siswa tidak diperbolehkan lintas jurusan pada snmptn. Jadi, kalau kamu nantinya mau belok, harus lewat SBMPTN.

      Hapus
  8. kak.. berdasarkan tes kemarin aku lebih condong ke akuntansi dan bila milih antara IIS atau MIA.. tapi sebenarnya pingin banget masuk MIA itu gimana ya kak? kalau nyatanya nanti kuliah ngambil akuntansi tapi sebetulnya kita anak MIA? apa ada halangan tertentu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai dek Hyunrii Kim :)

      Bakat belum tentu sesuai dengan minat, dan tes seperti itu belum tentu akurat. Tapi kalau memang minat kamu di akuntansi, kenapa gak sekalian masuk IPS?
      Namun, kalau kamu masih belum yakin, memang sebaiknya masuk IPA, dengan catatan, kamu yakin bisa survive di IPA. Nanti sembari menjalani, kamu akan menemukan minat kamu yang sesungguhnya.
      Kalau untuk kendala" lintas jurusan, seperti yang sudah saya terangkan di post, ketika SNMPTN, anak IPS kurang sreg sama anak IPA yang mau nyerong. Maka, lihat situasi teman-teman dulu. Kalau sangat tidak memungkinkan bagi kamu untuk ambil prodi IPS, ya lebih baik lewat SBMPTN saja. Tapi ya itu, harus belajar materi IPS. Belajar dua kali sayangku~
      Jangan lupa berdoa dan bicarakan dengan orang tua, jgn ada yang ditutup"i lho
      Semoga membantu :)

      Hapus
    2. tambahan,
      untuk sementara, karena sistem pendaftaran PTN yang belum jelas, menurut http://www.solopos.com/2013/11/07/kurikulum-2013-siswa-lintas-minat-tidak-bisa-ikut-jalur-undangan-snmptn-463353 , siswa tidak diperbolehkan lintas jurusan pada snmptn. Jadi, kalau kamu nantinya mau belok, harus lewat SBMPTN.

      Hapus
  9. ka,,saya lagi galau bgt nih,,
    kta orng tua saya saya ga blh ngambil jurusan ips,,saya harus masuk ipa
    sbnrnya jga nilai saya lbih condng ke ipanya ka,,saya juga lebih minat ke ipa,
    tapi stlah lulus sya pngen kuliah ngambil jurusan management,,
    saya bngung apa saya harus merubah masa dpan saya,,atau ngambil jurusan ips untuk msuk management??apa bisa saya ngambil ipa tpi nanti waktu kuliah ngambl management???
    profesi apa aja sh ka kalo kita ngambil jurusan ipa??

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf, balasnya lama
      1. "saya bngung apa saya harus merubah masa dpan saya,,atau ngambil jurusan ips untuk msuk management??" kamu sekarang kelas berapa? kalau sudah kelas 10 dan kamu ikut kurikulum 2013, bukankah ipa/ipsmu sudah ditentukan dan tidak bisa diubah?
      2. "apa bisa saya ngambil ipa tpi nanti waktu kuliah ngambl management???" untuk sementara, karena sistem pendaftaran PTN yang belum jelas, menurut http://www.solopos.com/2013/11/07/kurikulum-2013-siswa-lintas-minat-tidak-bisa-ikut-jalur-undangan-snmptn-463353 , siswa tidak diperbolehkan lintas jurusan pada snmptn. Jadi, kalau kamu mau belok, harus lewat SBMPTN.
      3. "profesi apa aja sh ka kalo kita ngambil jurusan ipa??"
      banyak dek, bisa kamu googling sendiri dek :)

      tujuan peminatan saat SMA kan memang untuk menunjang keinginan siswa itu sendiri dalam mengambil bidang yang ia minati. Kalau sudah terlanjur masuk ke IPA, dijalani saja dulu. Kamu masih muda, siapa tahu kamu akan menemukan mimpi baru lagi yang jauh lebih keren. Saya pun dulu mantap mau kuliah arsitektur itu saat kelas 11. Jangan terlalu sepaneng dengan ini semua. Rencana Tuhan itu paling JOS!
      Semangat dan rajinlah belajar! :D

      Hapus
  10. Ka!! Ya ALLAH .... kak passion saya ipa kak, saat ingin masuk sma saya tahu itu passion saya.Saat placement test kak nilai ipa dan mtk saya diatas 8 dan saya pun sengaja merendahkan nilai ips saya kak, karna saya "menganggap" yakin bahwa nilainya pasti melebihi ipa dan mtk, hasilnya 5.saat psikotest mungkin rencana tuhan kak saya masuk ips, dan itu mungkin karna saya ada ketukar soalnya kak (kembali lagi mungkin rencana ALLAH ya kak)jadi saat itu juga saya curhat ke orang tua kak, dan kata ibu mungkin memang rencana tuhan, saat itupun aku katakan ips tidak akan senang menjalaninya (meskipun saat mengatakan itu aku ragu kak).kata ibuku di ikhlaskan saja jalaninya. aku pun berbincang-bincang lagi kak, aku pun berkata bu passion ku ipa jadi aku ingin pindah ke ipa , ortu ku setuju kak, apalagi hasil SIDIK JARIKU KAK lebih ke prospek dokter, akuntan, pokoknya yang mengedepankan logika kak.setelah 3 minggu di kelas ips kak, hmmmm rame sih tapi masih ada yang gak sreg gitu, gak belajr ipa.INTINYA KAK SAYA SUDAH PINDAH DARI IPS KE IPA DAN SUDAH 5 HARI KAK, NAMUN JUJUR, UNTUK PRODI PRIORITAS KAK SAYA LEBIH TERTARIK BAHASA, HI ,MANGEMENT DAN ADA BIOMEDIC KAK, jadi APAKAH saya menjalani PASSION saya IPA dengan berbarengan prodi kedepan yang masih kurang menarik/masih kabur kak atau..... IPS, yg bukan passion utama tapi.. dengan prodi yang jelas kak dan menarik, perlu di ingatkak saya sudah pindah satu kali dari IPS KE IPA yg sudah berlangsung 5 hari kak, mohon jawabannya kak sangat dimohon kakkkk T-T

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dek, tahu nggak, aku tu tadinya gak minat di IPA. Waktu kelas 10 itu aku merasa terseok2 bgt di mapel Mipa, terutama matik. Nilai IPSku jelas2 lebih tinggi. Waktu suruh ngisi angket itu aku galauuu bgt.
      Namun aku tahu, aku mau jadi Arsitek. Ya gmn caranya aku harus bisa masuk IPA. Alhamdulillah, kriteria nilai diturunin. Nilaiku mepet bgt. Tapi aku berhasil masuk IPA.
      Waktu awal2 belajar di IPA ya berat dek. Minder lah, ngiri sama anak ips lah. Macem2 pokoknya. Namun, lama2 aku bisa enjoy dan bisa menerima diriku sbg anak ipa.
      Sekarang aku udah jadi mahasiswa Arsitektur. Kalau dipikir2 lagi ya ini dreams come true bgt, dan 2 tahunku di IPA sangat kusyukuri :)

      Mangga silahkan diresapi. Kalau masih ingin bertanya, tanya aja gpp :)))

      Hapus
  11. Jadi menurut kakak aku harus tetap di IPA kak, dengan Sambil menemukan Prodi Untuk di IPA ya KAK... kak kalau boleh nanya Kecerdasan majemukku 1)LOGIKA MATEMATIKA 2)KHINESTETIK 3)INTERPERSONAL(memahami orang lain), menurut kakak prodi yang sesuai dengan kecerdasan majemukku itu apa ya kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenarnya saya menyangkan kenapa kamu tadinya pindah ke IPA karena saya lihat kamu sudah ada minat ke hal-hal IPS. Namun, sekarang kamu sudah di IPA, dan kalau sudah gak bisa pindah ya mau bagaimana lagi, IPAnya dijalani.
      Untuk lebih jauhnya lagi dek, mohon maaf saya gak bisa menjawab. Saya yakin guru BK kamu lebih mengerti :)

      Hapus
  12. Kak aku bingung banget nih. Aku bingung sama plan aku sendiri. Dalam hati aku pengin jadi ahli gizi dan tes psikologi aku juga menyatakan aku masuk ipa. Tapi aku merasa pesimis kalo masuk ipa. Takutnya aku itu paling bodo dikelas karna aku dari smp gak terlalu suka ipa tapi lebih condong ke matematika. Dan kalo aku masuk ips aku juga mikir2 kakak aku juga yg lulusan ips bingung dan katanya aku harus bikin plan biar gak kayak kakakku. Jadi baiknya gimana ya kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Assalamu'alaikum dek nimas
      maaf banget mbak terlambat menjawab.

      memangnya ada dengan kakakmu? :"
      nasib orang itu tidak sepenuhnya ditentukan oleh di mana dia berada tapi apa yang dia kerjakan dan hasilkan. so, jurusan IPS itu bukan jurusan yang jelek. kalau di dunia ini cuma ada orang IPA ya gimana yaa, manusia g jadi humanis.
      so, kalau kamu merasa lebih nyaman di IPS dan RELA SAY GOOD BYE sama impianmu sbg ahli-gizi ya silahkan :)

      tapi kalau memang pengen jadi ahli gizi ya why not? SHIKAD aja lah itu fisika kimia biologi. manusia cuma boleh takut sama Tuhan :)

      Btw ini udah penerimaan SMA ya. jadinya gmn dek?

      Sekali lagi mbak minta maaf karena terlambat membalas. semoga bermanfaat :"

      Hapus
  13. Kak aku bingung banget nih. Aku bingung sama plan aku sendiri. Dalam hati aku pengin jadi ahli gizi dan tes psikologi aku juga menyatakan aku masuk ipa. Tapi aku merasa pesimis kalo masuk ipa. Takutnya aku itu paling bodo dikelas karna aku dari smp gak terlalu suka ipa tapi lebih condong ke matematika. Dan kalo aku masuk ips aku juga mikir2 kakak aku juga yg lulusan ips bingung dan katanya aku harus bikin plan biar gak kayak kakakku. Jadi baiknya gimana ya kak?

    BalasHapus
  14. Makasih kak infonya sangat bermanfaat..
    Berarti klo mau masuk perguruan tinggi jurusan ilmu komputer,, di SMA harus ngambil jurusan IPA??

    BalasHapus
  15. bermanfaat banget ka.

    BalasHapus
  16. makasih kak, bermanfaat banget.

    BalasHapus
  17. Kalo placement test itu gimana kak,
    jadi kita gak bisa milih? Berarti kalo nilai ips ku gede otomatis masuk ips?
    Masih gak ngerti tentang placement test

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bismillaahirrahmaanirrahiim

      Ni aku bersumber dari seorang guru SMA di Magelang.
      pemahamanmu yg sekarang belum benar ya dek :")

      Placement test ini dilaksanakan oleh sekolah2 yg menjalankan Kurikulum 2013.
      Di awal, siswa diminta mengisi angket, isinya kurang lebih: pengen ipa/ips?
      setelah diisi, baru kamu tes. Hasil tesnya itu nunjukin nilai kompetensimu, skalatis, misal: rendah hingga tinggi, 0 sampai 100. Bukan "selamat, nilai ipamu lebih tinggi" atau "selamat, nilai ipsmu lebih tinggi" hehehe
      Nah, misal kamu milih IPA dan kompetensimu memenuhi syarat untuk masuk ipa, ya kamu lolos masuk ipa. Begitu juga kalau kamu milih ips.

      so, kesimpulannya: kamu bisa milih mau ipa/ ips. kalau kompetensinya memenuhi pilihanmu, kamu lolos :D

      Gtu dek. hehe :D
      Semoga membantu ya~

      Hapus
  18. Kak kalo interior desain pilih jurusan apa kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai dek anonim :)
      pilih program studi interior desain dek :D
      di itb ada di FSRD, di UNS juga ada, di ISI juga ada, dan masih banyak lagi. search aja di google~

      Hapus
  19. Jadi, kalo milih jurusan ipa, bisa masuk ke ilmu teknologi (IT)?
    Berarti kalo ips, ngga bisa masuk ke ilmu teknologi, ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya Allah, masih ngefek g ya aku balas sekarang :"

      ya, technically gtu
      kecuali kamu mau serius lintas jurusan dan ambil IPC saat SBMPTN

      Hapus
  20. Kak, mau sedikit. Saya ada 3 pilihan, Interior, Architecture, atau Graphic Design. Ortu membebaskan saya untuk memilih antara IPA atau IPS. Tapi saya akui kalau saya kurang di 'logika', dan dari dulu overall nilai IPS saya lebih tunggu daripada IPA. Kalau saya masuk IPS, berarti saya harus merelakan arsitektur dong. Kalau saya masuk IPA, saya takut nilai saya tidak maksimal, terseok seok, atau malah gabisa survive di IPA. Jadi saya harus merelakan 1 dari 3 pilihan itu atau bagaimana kak? Mohon sarannya, terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. halooo, maaf baru bisa balas. hiks, setahun lebih :"(

      akhirnya kamu masuk apa?
      ya kemampuan orang beda2, dan once again masuk IPA bukan berarti kamu lebih pinter. believe me, setelah hampir 3 tahun kuliah, nilai di rapor itu bukan segalanya.
      Graphic desainer sekarang dibutuhin banget, ya meskipun sekarang banyak orang udah bisa pake corel dan sejenisnya, tapi skill yg diasah di perguruan tinggi pasti ada bedanya, ada dasar2 ilmiahnya. seru lah
      interior dan arsitektur pun begitu.

      ya apa pun pilihanmu akhirnya, pilih yang paling kamu suka, paling kamu enjoy
      semangaaat

      Hapus
  21. Kak mau nanya kalo interior design jurusan IPA atau IPS kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. di perguruan tinggi masuk rumpun non eksak alias ips

      Hapus
  22. halo kakak, aku mau nanya nih aku msh kls 9 dan bentar lagi akan masuk ke SMA. yg mau aku tanyain adalah apakah nanti kelas X ketika ada tes dlm pemilihan minat dan bakat penjurusan itu ditentukan oleh hasil tes tersebut atau atas keinginan kita sendiri bisa memilih IPA/IPS ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. halooo, sudah masuk SMA ya? hiks...
      akhirnya masuk apa?

      Hapus
  23. Kak, saya sangat minat di seni, sangat sangat sangat minat, tetapi saya juga minat dalam pembuatan teori sains baru, dan penelitian-penelitian. Saya bingung banget kak, bentar lagi saya masuk sma, tujuan saya agak berubah ubah, awalnya perancang busana, lalu desainer interior, dan sekarang saya bingung antara arsitektur atau insinyur fisika. Jika saya pilih ips, saya tidak bisa jadi arsitek atau insinyur fisika, tapi kalau saya ambil ipa, saya mungkin masih bisa melanjutkan minat seni saya secara otodidak. Tapi yang saya bingung, apakah saya bisa diterima di ipa saat di tes nanti? Makasih kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. halooo, sudah SMA ya? :""" (omg, i feel so guilty)

      ketakutanlah yang menjadi kesulitan terbesar kita. tidak perlu takut. takut artinya kita membatasi kemampuan kita sendiri. Kalau mau tes ipa dan gagal toh masuknya IPS, kasarannya lantas tidak dibuang dari sekolah, hehe
      ya, something like this worth to try lah, nothing to lose gtu

      anyway, aku juga seni, tapi ayahku berpesan: dengan arsitektur kamu bisa membantu lebih banyak orang
      ya, seperti yang aku bilang di post, pilih yang paling kamu suka, dan bisa bermanfaat bagi banyak orang. Kalau orang islam kan intinya "Berlomba-lomba dalam Kebajikan"

      hehe, semangaaat

      Hapus
  24. Makasih ya kak,insyaallah berguna buat jihan ��

    BalasHapus
  25. Kak aku sekarang kelas IX. Aku udah mantep banget kak buat pilih jurusan IIS atau IPS di SMA. Because aku di MIPA itu sedikit kurang tlaten ngitung sejak masuk smp. Orang tua mendukung apapun pilihan saya kak. Ya saya juga tau kak kalau milih MIPA itu bisa ambil jurusan apa aja waktu PT. Tapi sampe sekarang saya masih bingung lebih baik masuk ipa atau ips? Saya takut saya masuk ips nanti susah ambil jurusan di kuliah. Keinginan saya di masa depan masuk business and management kak pokoknya juga yg berhubungan dengan organisasi.saya masih belum mantap hati kak masuk ips ibaratnya tinggal 20% gara gara saya takut ips nanti soalnya sulit sulit. Tapi kalau saya masuk MIPA saya juga takut kalah prestasi mengingat sejak smp saya kurang minat di pelajaran matematika dan ipa. Mohon bantuannya kak. Sebentar lagi UNBK soalnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. astaghfirullah. maafin aku baru buka, hiks.
      kalau dari yang aku baca sih sebenernya kamu udah pengen banget IPS, toh udah yakin juga sama pilihan jurusan kamu saat kuliah. Tinggal mantepin aja.

      Di jurusan apa pun kamu sekarang, percayalah itu yang terbaik buat kamu sekarang. Allah Maha Tahu. Allah Maha Pengasih dan Penyayang.

      Hapus